Sabtu, 10 November 2012

Mungkin?

Mungkin?

Kehidupan itu, terkadang tak sesuai dengan yang diharapkan. Ada kalanya kita berkata “aku senang jika dia senang walaupun aku sendiri menangis” tapi salah… cobalah berfikir terbalik. Yap, itu yang aku pikirkan. Aku selalu berpikir apa yang oranglain rasakan jika aku menjadi dia. Rasanya itu tak seenak yang kita kira. Jika seandainya kata itu dibalik menjadi “dia senang jika aku senang walapun dia sendiri menangis”. Benar, rasanya hambar. Yang aku inginkan sekarang adalah aku dan dia sama-sama senang. Belajar untuk tidak egois itu susah._. mungkin kamu sudah merasa tidak egois, tapi apakah dia merasa kita tidak egois? Mungkin kamu sudah berusaha untuk tertawa, tapi apakah yang disana merasa kita tertawa? Kalau dilihat baik-baik, raut muka seseorang dari waktu ke waktu itu selalu berubah. Mungkin kamu merasa dia yang selalu memperhatikanmu, mungkin kamu merasa dia yang selalu peduli dan berharap kamu selalu menyapanya. Tapi apakah sekarang dia masih membutuhkan kata-kata itu? ataukah hambar? Hambar=tanpa rasa…. *hening

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar